Tempat Hacking dan Cracking

TIPS 5 Kesalahan Desain yang Biasa Dilakukan oleh Desainer Web

TIPS 5 Kesalahan Desain yang Biasa Dilakukan oleh Desainer Web


Jangan sampai kesalahan desain menghancurkan hasil karya dan karir seorang desainer web.

Warong-Hacker memberikan tips untuk menghindari kesalahan desain bagi seorang desainer web.

Hi Sahabat Warong-Hacker,
Pekerja kreatif, seperti desainer grafis dan desainer web, tak luput dari risiko melakukan kesalahan-kesalahan desain. Yah, namanya juga manusia, terkadang desainer pun bisa lalai, sehingga membuat kesalahan-kesalahan kecil. Sayangnya, terkadang kesalahan desain yang dibuat bisa berdampak besar, bahkan sampai menghancurkan hasil karya dan karir sang desainer.
Terutama bagi desainer web pemula, ada beberapa kesalahan desain yang umum dilakukan. Dan, sebenarnya kesalahan-kesalahan tersebut cukup mudah dihindari, asalkan sang desainer lebih cermat dan teliti menyimak keinginan dan kebutuhan calon usernya.
Penasaran kesalahan-kesalahan desain macam apa yang biasa dilakukan seorang desainer web pemula? Nih, Sribu hadirkan untuk sribuddies. Jadikan pelajaran agar nanti bisa menghasilkan karya desain web yang lebih oke untuk berkompetisi di kontes desain di Sribu.com ya. Cekidot!
Menggunakan typeface yang sulit dibaca

Satu lagi kesalahan desain yang biasa dilakukan oleh seorang desainer web pemula adalah menggunakan scrolling vertikal dan horizontal di website mereka. Sebagai seorang desainer web, Warobg-Hacker harus menyadari bahwa semakin banyak pengunjung web yang mengakses webnya melalui perangkat mobile atau ponsel pintar dengan layar sentuh. Jadi, bayangkan saja betapa repotnya jika untuk membaca konten web secara menyeluruh, mereka harus menggeser-geser layar ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan, balik lagi ke atas, dan seterusnya. Tentu saja, ada pula faktor besaran layar yang harus diperhatikan. Jadi, alangkah baiknya jika desainer web dapat menghindari kesalahan desain ini, dan merancang tampilan web yang lebih ramah pada pengguna, dengan menghindari scrolling berlebihan.
Tidak menampilkan tautan fungsional di bagian footer

Seringkali, pengunjung web tidak memiliki cukup banyak waktu senggang untuk membaca isi website dari atas hingga bawah, terutama saat mereka baru pertama kali mengunjungi web tersebut. Misalnya saja, mereka hanya ingin mendapatkan informasi kontak, atau mengetahui syarat dan ketentuan, ataupun ingin melihat laman tertentu saja.
Untuk alasan inilah, jika Warobg-Hacker perhatikan, kebanyakan website yang mendapat kunjungan atau trafik tinggi menempatkan tautan fungsional, seperti Sitemap, Kontak, Pertanyaan Umum, Syarat dan Ketentuan, Tentang Kami, Beranda, Penawaran Harga, dan sebagainya, di area footer. Karena itulah, tak ada salahnya jika saat Warobg-Hacker merancang desain web, Warobg-Hacker menempatkan tautan-tautan yang seringkali diakses pengunjung di bagian terbawah setiap laman web untuk memudahkan akses pengunjung.
Menggunakan pop-up untuk menampilkan informasi penting

Memang, tidak ada salahnya jika desain web Warobg-Hacker memiliki beberapa pilihan pop-up. Hanya saja, beberapa desain web pemula melakukan kesalahan desain yang cukup fatal dengan menempatkan informasi-informasi penting yang ingin dihighlight dalam bentuk pop-up. Kenapa Warobg-Hacker katakan fatal? Sebab, mereka melupakan bahwa beberapa browser internet secara default mengaktifkan pop-up blocker yang akan menghalangi kemunculan layar pop-up. Dengan demikian, ada kemungkinan informasi penting yang sebenarnya sangat ingin Warobg-Hacker komunikasikan justru tidak pernah sampai ke pengunjung web. Tentu saja, hal ini bisa dengan mudah dihindari. Caranya, alih-alih menggunakan layar pop-up, tampilkanlah informasi-informasi penting yang perlu disampaikan dalam bentuk elemen-elemen desain lainnya, seperti banner, sidebar, textbox, ataupun dengan memanfaatkan area header yang pastinya akan mudah menarik perhatian pengunjung web.
Membanjiri layar dengan animasi berbentuk .GIF
Catat ini ya, Warobg-Hacker  Animasi dalam bentuk .GIF dapat menjadi pengganggu yang sangat mengesalkan bagi sebagian besar pengunjung web. Misalnya saja begini: Seorang pengunjung web sedang asik membaca informasi penting di website tersebut, ketika tiba-tiba saja mereka menemukan animasi .GIF di tengah-tengah body text. Hal ini akan mengganggu alur membaca mereka, dan bahkan merusak konsentrasi, yang pada akhirnya bisa membuat mereka memilih untuk meninggalkan web Warobg-Hacker  Tentunya Warobg-Hacker tidak ingin ini terjadi, kan? Karena itu, jangan menggunakan animasi .GIF dalam desain web, terkecuali jika Warobg-Hacker sangat membutuhkannya.






share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Mubasir Alamsah, Published at 22:33 and have 1 komentar

1 komentar:

  1. saya juga lagi belajar tentang web designer nih. trims ya gan informasinya. menambah wawasan dan perbendaharaan ilmu tentang web design

    ReplyDelete

Blog ini merupakan Blog Dofollow, karena beberapa alasan tertentu, sobat bisa mencari backlink di blog ini dengan syarat :
1. Tidak mengandung SARA
2. Komentar SPAM dan JUNK akan dihapus
3. Tidak diperbolehkan menyertakan link aktif
4. Berkomentar dengan format (Name/URL)